Bersama Kami di Auliya Travel

LGBT Meulaboh Dibasmi Tim Syariat Islam Aceh Barat

Meulaboh - Kaum LGBT yang terdiri dari bencong-bencong atau waria serta pelacur, kembali berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan nahi mungkar di Aceh Barat. Keberhasilan Tim gabungan Wilyatul Hisbah (WH) - Satpol PP, Teungku, TNI, dan Polisi di Kabupaten Aceh Barat melakukan razia terhadap kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transjender (LGBT) di sejumlah salon di pusat kota Meulaboh, Senin (14/3/2016).

Ika Suhanas Adli, Kasat Pol PP-WH Kabupaten Aceh Barat yang memimpin razia kepada jurnalis mengatakan :
“Kami melakukan razia agar jangan ada LGBT di Aceh Barat karena bertentangan dengan kanun syariat Islam", masih menurutnya, kaum LGBT bertentangan dengan qanun Nomor 6 Tahun 2013 tentang hukum jinayah, dan dapat diancam dengan hukuman cambuk 30 kali.

“Jika ada yang melanggar laki-laki berubah jadi perempuan dan perempuan berubah menjadi laki-laki akan akan kita proses sesuai dengan ketentuan kanun syariat Islam. Razia gabungan terhadap kaum LGBT yang digelar kali pertama ini masih dengan cara sosialisasi dan pembinaan di tempat. Kepada para pelanggar akan dibimbing oleh ulama setempat dengan pendekatan nilai-nilai Islam.

“Waktu razia tadi di salon, kami menemukan dua orang laki-laki yang berubah jadi perempuan untuk hari ini langsung kami bina di tempat. Tapi ke depan, jika masih ada kami temukan yang seperti itu akan dihukum cambuk 30 kali,” imbuhnya lagi.

No comments

Powered by Blogger.