Bersama Kami di Auliya Travel

Tu Sop Dalam Peringatan Maulid Nabi Di Balai Pengajian Gang Aceh, Kuala Simpang, Aceh Tamiang

KUALA SIMPANG - Meriahnya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan banyaknya antusias warga yang berkunjung ke tempat acara yang diselenggarakan oleh panitia Balai Pengajian dan Majelis Ta'lim, Gang Aceh, kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang (8/3/2016).
Pimpinan balai pengajian almukarram Tgk Khairizal mengatakan bahwa kegiatan maulid Nabi yang dilakukan adalah rutin tiap tahunnya diperingati dengan kesepakatan dan kerjasama warga.
Ayah Jenib atau Tu Sop dengan Tgk Khairizal dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad di Balai Pengajian
Dalam kegiatan peringatan maulid kali ini menghadirkan penceramah guru kita almukarram Tgk. H. Muhammad Yusuf A.Wahab atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tu Sop (Ayah Jeunib) yang mengisi jadwalnya pada malam hari ba'da Isya.
Namun sebelumnya kegiatan Maulid Nabi ini pada siang hari juga menampilkan pembacaan zikir maulid yang dibawakan oleh sebuah grup zikir dari kabupaten Bireuen.

Seperti layaknya di tempat-tempat lain di Aceh, kegiatan maulid yang berlokasi di Gang Aceh kota Kuala Simpang ini, juga menyediakan sedekah makanan sebagai makan siang atau "kenduri moulod' kepada warga setempat dan tetamu undangan yang datang dari berbagai tempat di Aceh Tamiang.
Setelah memasuki malam harinya atau ba'da shalat Isya, panitia acara pun menghidangkan kembali makan malam bagi warga bersama Tu Sop dan tim zikirnya (Majelis Zikir Yadara) yang baru tiba di tempat acara.

Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab kesehariannya adalah memimpin dayah Babussalam Al-Aziziyah, di Jeunieb kabupaten Bireuen, setelah memberi tausiah dan sesi tanya-jawab dengan jamaah yang hadir lalu dilanjutkan dengan zikir.

Dalam tausiah Tu Sop berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir, agar hidup ini tidak membawa malapetaka maka perlu dilakukan beberapa hal antara lain, silahkan hidup tapi jangan pernah lupa mati, kemudian hari-hari dalam menghadapi dunia jangan lupa akhirat, selanjutnya sesibuk apapun dengan makhluk jangan lupa berinteraksi dengan sang Khaliq.

Intinya dalam tausiah Tu Sop mengajak hadirin sekalian agar selalu bertaubat dengan berzikir kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama.
"Orang yang lupa mati akan susah jadi baik, maka janganlah dalam hidup ini kita melupakan diri dari mengingat akan mati," begitu nasehatnya.

Jangan ditunda-tunda lagi hingga nanti, dan jadikan zikir sebagai kehidupan. Kalau zikir telah hidup dalam diri maka ia akan mengarahkan kita kepada perbuatan atau hal-hal yang baik pula". demikian lanjutnya.

Di penghujung tausiah. akhirnya Tu Sop juga mengijazahkan sebuah amalan doa kepada jamaah untuk diamalkan sehari-hari bila hendk keluar atau berangkat dari rumah. (yma)


No comments

Powered by Blogger.