Bersama Kami di Auliya Travel

Pengikut Wahabi Anggap Syirik Cium Tangan Tapi Ulamanya (Syeikh Utsaimin) Membolehkan

Mudhiatulfata.blogspot.com - Sebagian pengikut Wahabi menuduh umat Islam yang melakukan cium tangan para ulama, orang tua sholeh adalah praktek syirik, sungguh tuduhan dan fitnahan yang kejam, padahal tradisi cium tangan kepada orang sholeh dan orang tua telah lama diajarkan Nabi Muhammad saw, generasi sahabat, tabi’in dan terus di ikuti hingga generasi saat ini.
Pangeran Naef bin Abdul Aziz sedang diciumi tangannya

Mungkin para Salafy Wahabi lebih mengindahkan dan mendengarkan fatwa – fatwa ulama dari golongan Salafy – Wahabi sendiri, karenanya saya ungkapkan perkataan ulama Syekh Utsaimin yang terekam berikut ini:

وقال الشيخمحمدبنصالحالعثيمينرحمهالله:
الحاصل : أنهذينالرجلينقبَّلايدَالنبيصلىاللهعليهوسلم،ورِجْله،فأقرهماعلىذلك،وفيهذا: جوازتقبيلاليد،والرِّجْل،للإنسانالكبيرالشرَفوالعلم،كذلكتقبيلاليد،والرِّجْل،منالأب،والأم،وماأشبهذلك؛لأنلهماحقّاً،وهذامنالتواضع.
شرحرياضالصالحين” (4/451) .

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rohimahullah berkata:

“Sesungguhnya kedua lelaki  ini mencium tangan Nabi sholallahu alaihi wa sallam dan juga kaki beliau dan beliau-pun membiarkannya praktik tersebut (iqror)”
Raja Saudi sedang diciumi tangannya
Oleh sebab itu diperbolehkannya mencium tangan dan kaki orang tua karna kemulian dan ilmunya. Begitu juga mencium tangan dan kaki nya ayah, ibu dan orang yang menyerupainya, karena kedua orang tersebut berhak mendapatkan respek seperti itu. 
Dan hal ini termasuk bagian dari sifat TAWADLU.

Ini scan teks kitabnya:

sumber : generasisalaf


No comments

Powered by Blogger.