Kenali Falsafah Jari-Jari Tangan Manusia

JIKA mau diperhatikan, secara ilmiah jari-jari tangan selain dapat menunjukan kepribadian atau karakter seseorang, jari-jari tangan itu pun ternyata memiliki filsafah dengan 5 (lima) jarinya. Dengan berbagai bentuk dan ukuran, dari yang berbentuk jari manis dan jari telunjuk, ada yang sejajar ada juga yang pendek atau panjang. Dan masing-masing jari itu pula memiliki keunikan tersendiri.

Jari dalam bahasa Inggris adalah digit (finger atau toe) merupakan suatu bagian tubuh yang berada pada tangan dan kaki baik yang kiri maupun kanan.

Pada manusia normal jari berjumlah lima, yaitu:
1.   Jari kempol atau ibu jari,
2.   Jari telunjuk,
3.   Jari tengah merupakan jari yang paling panjang di antara jari tangan,
4.   Jari manis,
5.   Jari kelingking.

Jari-jari yang terdiri dari beberapa ruas tulang dan diselimuti oleh daging atau otot, tidak hanya manusia saja yang memilikinya, oleh sebagian besar hewan juga memiliki tetapi jumlahnya tidak pasti berjumlah lima buah. 
Selain itu, jari juga sering digunakan sebagai alat komunikasi lewat gerak dan bentuk jari tersebut. Salah satu contoh yang sering digunakan oleh para penyandang tunawicara, mereka berkomunkasi melalui gerak-gerakan yang mengandung arti tertentu.

Terkadang cara berkomunikasi ini disalahgunakan oleh para remaja zaman sekarang, sehingga gerakan dan bentuk jari yang dilakukan mengandung arti negatif. Misalnya jari tengah yang diacungkan dan ditunjukan seseorang mengandung arti "fuck". Sedangkan gerakan dan bentuk jari yang mengandung arti positif, misalnya mengacungkan jempol; setuju; bentuk pujian, mengacungkan jari telunjuk; mengajukan diri; menunjuk seseorang dan lain-lain.

Dan ke semua jari-jari di atas masing-masing mempunyai falsafah kehidupannya dikenal dengan nama falsafah 5 Jari, yaitu:

1. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.
4. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.
5. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh jari kelingking?).

Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yang lain, melakukan pekerjaan, dll).

Sahabat, pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?

Falsafah ini sederhana namun sangat berarti bagi manusia dengan segala perbedaan yang dimiliki dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh. Sudahkah kasih sayang anda hari ini bertambah? 

Semoga bermanfaat. (yma)

No comments

Powered by Blogger.