Bersama Kami di Auliya Travel

VIDEO, Maulid Luar Biasa, Walau Sakit Tetap Membuat Semangat Hidupnya Sembuh & Indah

*Syeikh Sidi Hamza al Qadiri turunan Syeikh Abdul Qadir al-Jilani

Mudhiatulfata.com - Tahun 2104 lalu oleh Stasiun Televisi setempat memberitakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang dilakukan oleh warga Maroko dengan sejumlah tokoh-tokoh terkenal di sebuah aula di Maroko, dan setiap tahunnya diperingati baik oleh umara (raja dan pembesar negeri) maupun oleh kaum ulama di negara ini.

Lihat rakyat Maroko atau jamaah yang antusias bergembira dan larut dalam kekhidmatan dan zhuk membawakan bait-bait shalawat serta syair kepada Baginda Nabi Saw, dan tidak kalah juga dengan kehadiran pembesar kerajaan. Di situ juga telah berkumpul para tokoh negara, tokoh agama, tokoh pemuda, politik, dan budayawan, dan lain-lain. 

Dan yang tak kalah uniknya lagi seorang sosok ulama kharismatik dan terkenal di Maroko yakni yang mulia Syeikh Sidi Hamza al-Qadiri al-Boutchich seorang mursyid Tareqat Qadiriyah mumpuni dalam ilmu agama, dihormati dan disegani rakyat Maroko karena keistemewaanya sebagai ahli sufi juga ahli dalam bidangnya. Ia yang tampil sangat bersahaja, santun dan penuh ketawadhu'an, sehingga wajar saja penghormatan besar tercurahkan oleh rakyat dan pembesar kerajaan Maroko pun hingga ke Raja Hassan tunduk dan patuh memuliakannya.
Walau ia (Sidi Syeikh Hamza) sedang dalam keadaan sakit namun semangat hidupnya tetap tumbuh segar, sakit yang dideritanya hilang dan yang ada hanya keindahan penuh gegap gempita menjalani proses pembacaan syair-syair penghormatan kepada Junjuang Alam Baginda Rasulillah Shallahu Alaihi Wasallam.

Menurutnya misi spiritual dari maulid Nabi Muhammad (damai dan berkah Allah atasnya) tidak pernah berhenti mencerahkan hati sepanjang tahun melalui ahli waris dan spiritualnya, guru besar Islam. Mereka yang percaya pada transmisi rohani mereka, dalam mediasi rohani mereka, menemukan jatidiri mereka melekat pada nabi tercinta Muhammad Saw, berkat dan damai dari Allah atasnya, melalui perantara mereka.

Syeikh Sidi Hamza al-Qadiri al-Boutchich yang lahir di Madagh, utara - timur dari Maroko pada tahun 1922 lalu, menjelaskan ilmu yang dikembangkannya dengan cepat menarik perhatian Majdubs (orang-orang yang mabuk kepada Allah baik dari dalam maupun luar negeri) dari pasar Ahfir, yang terkenal karena persepsi spiritual mereka. Mereka memeluknya dan mengatakan Sidi al-Hajj Abbas (ayahnya) untuk merawat dirinya.

Penghormatan dan memuliakan ulama bagi rakyat Maroko ini hal yang patut dilakukan karena sesuai hadis Nabi yang menganjurkan mengikuti dan menghormati ulama sebagai pewaris Nabi dan juga orang yang berderajat lebih dibanding umat biasa. Sungguhlah rakyat Maroko mencintai nabi dan ulama-ulamanya.

Menurut keterangan dari beberapa ulama lain juga mengatakan bahwa Sidi Syekh Hamza menjadi orang yang luar biasa, dan menghabiskan masa kecil dengan belajar agama di dalam keluarga biasa di pedesaan. Bahkan oleh para turis dari Eropa berdatangan dan memuji sosok, kearifan dan kelebihan ulama tasawuf ini.

Syeikh Sidi Hamza al Qadiri al-Boutchich adalah keturunan Moulay Syaikh ' Abd al Qadir Al-Jilani (470H-559H/1077-1166), salah satu dari orang-orang kudus Sufi paling populer Islam dan yang dirinya adalah keturunan Nabi Muhammad (berkat dan damai Allah besertanya), oleh cucu-cucunya Saidina Hassan ibn al Imam Ali bin Abu Thalib dan Hussien bin Al Imam Ali bin Abu Thalib (semoga Allah memberkati mereka dan menjadi baik senang dengan mereka). 

Lihat videonya :

Shallu alannabiy.    (yma)

sumber : youtube

____


  

No comments

Powered by Blogger.