(Video) Mereka Tahfiz Qur-an Berprestasi & Mereka Juga Berbakat Shalawatan Kepada Nabi

Mereka terdiri dari Ziyad, Irgi Abied, Rafli, Ikhsan dan Angga selain berprestasi juga berbakat dalam grup shalawat
Mudhiatulfata.com, Karangbaru - Mereka adalah para santri dari Dayah Tahfidz Qur-an Syuhada (DTQ), Desa Bundar, Kecamatan Karangbaru, Kabupaten Aceh Tamiang. Baru-baru ini mereka telah berhasil membuktikan diri sebagai remaja berprestasi di bidangnya. Menjelang bulan Ramadhan ini atau tepatnya akhir bulan Mei (29/5/2016) lalu, mereka telah mengikuti dan menjuarai beberapa ajang prestasi yakni perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur-an (MTQ) sekecamatan.

Alhasil menggembirakan, ternyata tak diduga-duga santri-santri DTQ ini menyapu bersih dengan menjuarai dan memboyong sebagian besar cabang-cabang yang diperlombakan pada MTQ itu. Dengan pemboyongan juara tersebut tentu membuat Desa Bundar di Kecamatan Karangbaru, yang menaungi mereka menjadi desa yang diperhitungkan pada even MTQ di Aceh Tamiang karena telah meraih sebagai juara umum.

Sebahagian besar cabang-cabang yang berhasil direbut oleh para santri DTQ pada MTQ tersebut, adalah :
- Tahfiz Qur-an, direbut oleh Rafli sebagai juara I untuk kategori 10 juz, Ziad sebagai juara I untuk kategori 20 juz, kemudian Irgi sebagai juara II untuk kategori 30 jus, dan Abied sebagai juara I untuk kategori 5 juz.
- Fahmil Qur-an, direbut oleh Ikhsan sebagai juara I, kemudian terakhir untuk cabang Syarhil,
- Syarhil Qur-an, berhasil direbut oleh Tegar dan Isnur sebagai juara I dan II,
- Dan masih ada lagi cabang-cabang lainnya yang dijuarai tidak tersebut di sini.
- Tafsir Qur-an, direbut oleh Angga sebagai juara III kategori tafsir Alquran dalam bahasa Inggris. Demikian informasi ini dibenarkan Pempinan pondok tahfiz (DTQ) Syuhada, ustad Satria.

Ustad Satria Alhafiz
Sedangkan Abied dan Rafli remaja yang masih duduk di bangku sekolah SMP dan mondok di DTQ Syuhada ini sebelumnya juga telah membawa nama Aceh harum di luar daerahnya yakni berprestasi meraih juara I dan III di Musabaqah Tahfidzil Quran Pekanbaru - Riau, (16/2/2016) lalu.


Nah, mungkin itu keahlian mereka dibidangnya tapi siapa sangka ternyata mereka juga memiliki kelebihan lain yaitu selama ini mereka telah beberapa kali pernah tampil untuk bershalawat dan menabuh Rapai (alat tabuh sejenis gendang khas Aceh) di atas panggung, memenuhi undangan beberapa kegiatan keagamaan seperti : Maulid Nabi, Isra Mi'raj, Pesta Perkawinan, dan lain-lain.




Berikut ini video dari aktivitas santri tahfiz dengan Grup DTQ Syuhada cukup mahir dalm bersolawat kepada Nabi Muhammad sebagaimana santri-santri lainya yang ada di seluruh Indonesia :


Dalam grup Shalawat ini mereka mempunyai tugas masing-masing seperti Rafli dan Abied sebagai Syeikh atau dalam istilah lagu disebut vokalis, sementara Angga, Ikhsan, Ziyad dan Tegar adalah sebagai pemukul gendang Rapai dan Rebana.


Berikut ini sekilas ,elihat profil DTQ Syuhada, awal pendiriannya hanya berupa Rumah Tafiz Quran (RTQ), namun seiring kemajuan dan perkembangannya RTQ ini dianggap telah layak dimajukan sebagai Dayah Tahfiz Quran (DTQ) dengan segala pertimbangannya. 


Sementara mengenai jumlah pengajar masih tergolong minim (sejumlah 7 orang) karena mengingat DTQ ini masih tergolong muda yakni berdiri pada tahun 2015 yang lalu. 
Walau demikian dari kepercayaan warga atau orang tua untuk membawa anak-anaknya ke DTQ kian antrian. 

Di antara pengajar-pengajarnya seperti Ustad Ali (sebagai asisten Ustad Satria), Ustad Auliya dan lain-lain.

Berikut beberapa lembar kegiatan santri yang mondok di DTQ Syuhada, kampung Bundar, Karangbaru, Aceh Tamiang.
Beberapa santri sedang diarahi Ustad Ali
Penyetoran hafalan ayat



         Saat makan, mereka menggunakan cara sunnah nabi



Saat mereka belajar selalu bermuka ceria.. hehe.
.
(yma)


Baca juga :

No comments

Powered by Blogger.