Tgk Achmad Shanjy, Sosok Teungku Panglimanya Laskar Pembela Islam Aceh


Mudhiatulfata.com - Mungkin banyak orang tidak mengenal, siapa pemuda ini? Tidak berdosa pun jika orang tidak mengenalnya siapa dia. Tapi tidak oleh para laskar dan orang-orang dekatnya, pemuda yang bertubuh tegap dan gagah ini memiliki nama langkap Tgk. Achmad Shanjy Daulty (27) sangat dikenali, bahkan mereka sampai ada yang memanggilnya dengan sebutan Tgk Panglima. 

Bersama Habib Rezik
Dialah pemuda pegiat atau aktivis yang menjadi laskar pembela islam,  yang dituntun wajib setia dan patuh pada perintah pimpinannya FPI (Front pembela Islam) Aceh. Dan di bawah garis komando atau perintahnya lah yang membawahi seluruh satuan dan jajarannya yang ada di seluruh provinsi Aceh karena ia merupakan komandan utama di tingkat wilayah komando daerah Aceh atau yang disebut dengan Panglima Daerah (Pangda) Aceh.

Benar dia orangnya, baru lebih kurang 1,5 tahun telah menjabat sebagai panglima daerah LPI (Laskar Pembela Islam) Aceh, orang yang selalu ada bersama para pembesar FPI Aceh dalam mengkawali para alim ulama dan bagi siapa saja yang dianggap membela agama ini.

Berikut ini adalah hasil rangkuman wawancara tim media Mudhiatulfata ketika berkunjung ke rumah Abi Lampisang, Minggu (24/7/16).

Sejak tahun 2013, ia resmi bergabung dalam organisasi ini, di awal karir organisasinya ia pun pernah dipercayai menduduki jabatan sebagai Wali Laskar di DPC Darul Imarah, Aceh Besar pada tahun 2014 lalu. Selama menjabat sebagai Pangda sekarang, ia memiliki tanggung jawab lebih besar lagi yakni selain membina dan mengkoordinir (mengontrol, mengomandoi dan mengintruksikannya) semua laskar yang ada di Aceh terutama ketika menghadapi berbagai kegiatan dan bencana di wilayah kerjanya (Aceh) dan ia juga memberikan intruksi memberikan pengawalan keamanan terutama kepada para alim ulama Aceh.
Bersama laskar  saat bencana
Ia berasal dan berdomisili di Darul Imarah, Aceh Besar. Walau jabatannya di LPI sebagai panglima daerah Aceh, namun dari potret dekat ia merupakan seorang santri dari dua dayah di Aceh yang pernah ditempuh pendidikannya, yakni dayah Ulee Titi, Aceh Besar dan dayah Darul Mujahidin, Aceh Utara.


Santri yang mondok

Di samping sebagai ketua Pangda Aceh,  dalam kesehariannya sebagai anak dayah (pondok pesantren) Aceh, ternyata Tgk Shanjy adalah juga seorang yang jadi pengajar sesuai dengan petunjuk guru-gurunya. Begitulah rutinitasnya di dayah sebagai orang yang belajar juga mengajar kepada santri-santri di bawahnya. Dan ia juga ternyata seorang sosok yang berhati lembut, santun dan ramah terhadap siapa saja.
Menunggu perintah Amir
Saat tim media Mudhiatulfata menanyakan apa saja persyaratan menjadi anggota LPI, ia menjelaskannya :
“Jika ada saudara-saudara kita yang ingin bergabung menjadi laskar dari FPI ini atau disebut juga dengan Laskar Pembela Islam (LPI) maka harus dapa memenuhi beberapa syarat seperti beragama islam, beriman dan taqwa, rajin shalat fadhu (tidak meninggalkannya), mempunyai akhlaqul yang baik, mengerti akan diri sebagaiu muslim dengan mengetahui rukun iman dan rukun islam, serta beri’tiqad Ahlussunnah Waljamaah (Aswj),” demikian ungkapnya.

Bersama ketua FP Aceh, Tgk Muslim At Thahiri
Ternyata syarat-syarat yang dijelaskan tersebut sangat bagus dan sesuai dengan kriteria sebagai seorang muslim yang taat. Mungkin ini sangat layak bagi pemuda-pemuda islam lainnya yang ingin bergabung dengan LPI  maka ada persyaratan lengkap yang harus dipenuhi, sebagai berikut :
1. Beragama Islam,
2. Berakhlaqul karimah,
3. Taqwa dan Istiqamah,
4. Memiliki ruhul jihad,
5. Berani dan tegas,
6. Mempunyai wawasan keilmuan (keislaman) yang memadai,
7. Mempunyai loyalitas yang tinggi,
8. Bersedia mematuhi AD / ART serta ketetapan dan peraturan organisasi.
9. Bersedia melaksanakan Asasi Perjuangan Front dan Garis-garis Besar Haluan Front (GBHF), dan terakhir
10. Mengisi formulir anggota.

Bersama Imam FPI Aceh, Abi Lampisang 
Sekilas melihat struktur keorganisasian LPI yaitu berkaitan dengan FPI langsung di Aceh, yaitu sebagai orang yang bertanggung-jawabnya adalah Imam FPI Aceh Tgk. H. Ahmad Tajuddin (Abi Lampisang), kemudian juga Ketua Tanfizi DPD FPI Aceh Tgk. Muslim At Thahiri, dan baru setelah itu Panglima Daerah (Pangda) LPI Aceh Tgk. Achmad Shanjy Daulty.

Selamat bertugas dan sukses selalu buat Tgk Achmad Shanjy Daulty, semoga menjadi amal bakti kepada agama dan bangsa ini. (yma)


Baca juga :



No comments

Powered by Blogger.