Bersama Kami di Auliya Travel

Video, Tgk Abdul Wahid : Keistimewaan & Kelebihannya Ulama


Mudhiatulfata.com, Karangbaru - Tausiah guru kita Tgk Abdul Wahid dari Tualang Cut saat mengisi ceramah dakwah dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw. 1437 H, di Mesjid Syuhada, kampung Bundar, Karangbaru, Aceh Tamiang, tanggal 13 Mei 2015 lalu.

Sebelumnya dalam video tausiah beliau, penda'i Aceh yang sangat terkenal dan laris serta disukai oleh masyarakat Aceh karena kekocakannya, banyak hal dan panjang yang ia ceritakan tentang peristiwa Isra Mikraj Nabi besar Muhammad Saw. Mulai kisah duka Rasulullah yang ditinggalkan oleh orang-orang yang dicintainya hingga ke kisah riwayat Langit dan Bumi yang ingin merebut-rebut diri nabi Muhammad sebagai makhluk yang paling mulia di alam jagad raya ini.

Kemudian Tgk Abdul Wahid juga menceritakan hal keistimewaan serta pangkatnya ulama. Ia sebutkan adanya ulama-ulama Aceh yang ada di negeri kita sendiri, seperti Abu kuta Krueng, Abu Mudi, Abu Paya Pasie dan lain-lain. Ia mengatakan, kelebihan ulama juga sebagai pemimpin dalam umat menuju kemaslahatan umat, maka posisi dan status kedudukannya pada masyarakat sangat dihormati. Dihormatinya ulama-ulama tersebut adalah hasil daripada terangkatnya derajat mereka yang lebih tinggi dibanding umat atau orang-orang biasa.

Tgk Abdul Wahid mengatakan andaikan saja ada ulama-ulama di tempat kita ini maka tempat kita ini akan bersinar, walaupun ulama-ulama itu sudah dalam keadaan meninggal atau tinggal mayatnya, kalau perlu kita minta (bahkan jika perlu beli) untuk kita dan membawakan serta menguburkannya di tempat kita, karena dengan adanya mereka maka orang-orang yang ada di sekitarnya akan dapat teringankan akan azab kuburnya dengan berkat-berkat syafaat-syafaat ulama, baik hidup atau yang telah meninggal (kuburnya) maka tempat akan kita bersinar tempat kita.

Dalam kekocakan Tgk Abdul Wahid ini mengocok perut para jamaah yang hadir, di antaranya seperti mengatakan :
"Jika Pidie Jaya ada Abu Ulee Gle, di Samalanga ada Abu Mudi, di Bireun ada Abu Tumin, di Aceh Timur ada Abu Paya Pasie, tapi kita di Aceh Tamiang ini apa yang ada? Apa kita di sini ada ulama atau Abu? Justru kita di sini yang hanya Abu-Abu", demikian ungkapnya ini hingga membuat semua jamaah tertawa.

Berikiut sekilas video dakwahnya beliau (yma):

Baca juga :
(Video) Masya Allah.. Pengantin yang Masih Kaku dan Malu karena Lazim Menjaga Auratnya
(Video) Mereka Tahfiz Qur-an Berprestasi & Mereka Juga Berbakat Shalawatan Kepada Nabi
Mengagumkan.. Dua Remaja Aceh Juarai Tahfidzil Quran Di Riau


No comments

Powered by Blogger.