Bersama Kami di Auliya Travel

Abu Tumin Hikayahkan Pesan Bijak Abuya Muda Waly Kepada Murid-Muridnya


Mudhiatulfata.com - Hal tersebut disampaikan Abu Tu Min pada saat ziarah Mahabbah Maqbarah meninggalnya Abuya Djalmaluddin Waly beberapa pekan yang lalu. Beliau dengan menghikayah ulang pesan yang mulia Abuya Muda Waly buat para santri-santrinya atau orang orang-orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya.

Di antara nasehat-nasehat Abuya Muda Waly Al Khalidy kepada muridnya, sebagai berikut:

- Ilmu yang diwariskan diamalkan dan dikembangkan.
- Tareqat merupakan amal ibadah yang diajarkan secara khusus dalam kitab-kitabnya ulama.
- Dan nasehat kepada gure-gure yang seumeubeut (guru-guru yang membuka pengajiannya), hanya empat kata, mengutip kalimat Abu Tumin dalam bahasa Aceh, seperti berikut ini :
"Beuna gaseh, beuna sayang kareuna ramee ureung hana jeud, bek tabeunci dan bek tamusuhi karena ramee gohlom seumateh".

Kalimat yang mempunyai makna agar kita harus mengasihi, harus menyayangi bagi yang belum belajar ilmu agama dan jangan menganggap musuh kepada orang yang masih belum percaya atau ta'at.

Mungkin dari pesan-pesan nasehat dengan kalimat akhir seperti yang dihikayahkan oleh Abu Tumin Blangbladeh ini, walaupun singkat namun mengandung kesimpulan bahwa Abuya Muda Waly Al-Khalidy ternyata memang benar-benar orang yang sangat arif dan bijaksana sebagai seorang ulama dan mursyid tareqat naqsyabandiah di Aceh. (yma)


Baca juga :




No comments

Powered by Blogger.