Bersama Kami di Auliya Travel

Alhamdulillah.. Kalimantan Selatan Bubarkan Pengajian Takfiri Berkedok Agama Oleh Ust. Khalid Basalamah

*Warga Kalsel simpati pada Aceh yang menolak Wahabi tapi dihina ustad Khalid Basalamah

Surat penolakan warga & tokoh-tokoh masyarakat terhadap Ustad Khalid
Mudhiatulfata.com, Banjarmasin - Allahu akbar,. alhamdulillah ternyata umat islam sebagian besar warga di nusantara telah banyak yang menydarai siapa itu Salafi atau Wahabi dengan segala kesesatannya yang suka menamai dirinya sebagai pengikut Sunnah.

Berikut ini sebuah informasi yang layak untuk disimak dan diapresisasi, datang dari negeri Banjarmasin di Kalimantan Selatan. Setelah daerah-daerah lain seperti Madura, Aceh, Samarinda, Batam yang rakyatnya secar tegas menolak Salafi Wahabi kini juga datang kabar dari negeri yang dulu cukup dikenal dengan islam dan ulama-ulama besarnya, seperti Syaikh Abdul Shamad Al-Banjari.


Seperti yang dilansir oleh sebuah situs islam fakhox.ga terbitan 17 Dzulqaidah 1437 H atau 21 Agustus 2016, mengabarkan bahwa sebuah pengajian akbar yang diasuh oleh narasumber dari Salafi Wahabi yaitu ustad Khalid Basalamah ternyata telah dibubarkan secara resmi.

Menyangkut alasan mengapa dibubarkan, menurut sebagian tokoh-tokoh masyarakat setempat menjelaskan bahwa mereka tokoh-tokoh masyarakat Kalimantan Selatan ketika hendak mengundang harus juga melihat rekam jejak orang dimaksud.
Menurut kabar mereka tidak menginginkan jika suatu saat terjadi hal-hal yang bisa merusak citra negerinya apalagi terjadinya kekisruhan yang mengatasnamakan agama.

Masih menurut sumber, mengenai sosok ustad Khalid Basalamah, beliau itu adalah orang yang pernah menghina rakyat Aceh dalam ceramahnya. Secara emosional Banjarmasin di Kalimantan Selatan adalah saudara dekat dengan Aceh sejak dulu yang terikat dengan hubungan batin, seiman dan seakidah.

Makanya rakyat Kalimantan Selatan tidak ingin menerima orang-orang yang telah merusak nama Aceh dengan penghinaan sebagaimana yang telah dilakukan ustad Khalid tersebut.
Apalagi jika dilihat dari ceramahnya yang sangat kontradiksi dan kontroversi, dikhawatirkan akibat kedatangan dan pengajiannya bisa mengundang konflik dan kekacauan di Kalimantan Selatan.

Kemudian dijelaskan lagi, pembubaran tersebut sifatnya umum dan berlaku selamanya di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Masyarakat Kalimantan Selatan pecinta Ahlu Sunnah Wal Jamaah sudah sangat sadar bahwa Khalid Basalamah membawa misi ajaran kelompoknya yang dikenal sebagai intoleran bahkan takfiri.

Dan rakyat Kalimantan Selatan mengkahwatirkan terjadi kerusuhan bila sempat diterima, dan mereka juga tidak ingin dihina seperti rakyat Aceh. 
Masyarakat Kalimantan Selatan bahkan segera mengumunkan secara langsung melalui mikrofon-mikrofon di mesjid Hasanuddin Madjedi jika kajian penuh misi pengkafiran (takfiri) oleh Khalid Basalamah harus dihentikan selama lamanya di Kalimantan Selatan. 

Mudah-mudahan saja daerah lain dapat mengambil sikap menolak Wahabi. (yma)

Baca juga :



No comments

Powered by Blogger.