Pamekasan, Jawa Timur, Akan Gelar Penolakan Wahabi (Salafi Palsu) dan Ustad-ustadnya


Mudhiatulfata.com - Syukur alhamdulillah, rakyat di Indonesia makin menyadari akan pentingnya menjaga akidah yang haq. Permasalahan akidah yang menyimpang, ajaran-ajaran sesat yang mencoba merusak akidah islam yang suci ini. Dan kini bertambah masyarakat di Indonesia yang menolak keberadaan kelompok neo Khawarij (Salafi Wahabi).

Santer terdengar sebelumya masyarakat Indonesia di belahan nusantara lainnya yang menolak kehadiran Wahabi dengan pendakwah-pendakwahnya, namun kini warga dari Pamekasan, Jawa Timur, juga akan lagi-lagi bangkit dan melakukan hal serupa kepada Wahabi yang mencoba akan masuk ke daerahnya.

Seperti yang diinformasikan oleh sebuah akun Facebook yang dipostkan tanggal 25 Agustus 2016, memberitahukan bahwa warga di Pamekasan akan menggelar penolakan terhadap Wahabi dan ustad Syafiq Basalamah.

Rakyat di Indonesia atau umat islam ini butuh dakwah islam yang sejuk dari ajaran islam yang haq, itulah islam Ahlissunnah Wal Jamaah, islam yang rahmatan lil alamin, dan bukan islam yang suka membuat provokasi dan perpecahaan, tidak bisa menjaga perbedaan, ekstrim, dan suka mengkafirkan.

Dan rakyat Indonesia ini sebagian besarnya adalah muslim Ahlisunnah Wal Jamaah yang telah ada sejak dahulu. Jadi tidak perlu datang Wahabi untuk mensyahadatkan kembali orang yang telah memeluk islam.
Seperti yang diketahui Salafi Wahabi yang datang ke Indonesia kerap membuat hal-hal kontradiksi dan provokasi bagi warga, menyesatkan, membid’ahkan dan mengkafir syirikan segala amaliah muslimin.

Hal-hal demikian pula yang dapat membuat persatuan umat islam terpecah belah karena dakwah mereka bukannya bisa menghargai perbedaan tapi justru membuat bom waktu konflik baru dalam umat islam di negeri ini yang siap meledak kapan saja.

Wahabi yang didukung penuh pendanaan dari keluarga Al-Suud (Saudi) dan dibekengi Amerika Serikat, tidak bisa dibiarkan besar di negeri ini karena akan membuat negeri ini hancur lebur sebagaimana yang terjadi di negara-negara Arab sana telah hancur berkeping-keping.

Hal serupa juga telah terjadi di Arab Saudi di zaman kebangkitan Wahabi di Hijaz Arab Saudi, di mana ribuan umat islam telah dibunuh dan dikejar-kejar dengan alasan telah murtad (kafir). Bahkan mufti Makkah di Haromain disembelih, serta beberapa makam, peninggalan keluarga nabi Muhammad Saw dan situs islam lainnya dibumi hanguskan, hanya dengan dalih mencegah kesyirikan.

Sebagaimana kabar seruan yang disampaikan tersebut oleh akun Facebook milik Syekh Adzmad Khan, seperti tulisannya berikut ini :

"Maklumat

insha ALLOH akan di adakan (aksi damai) besar besaran besok ba'da jum'at di pamekasan kota,terkait dengan datangnya DR. Syafiq Reza Basalamah.MA (tokoh wahabi).

(Assalamu alaikum.Hasil keputusan rapat gasper d Ma'had Sekar Anyar terkait dg kedatangan ust wahabi syafiq reza basalamah ke pamekasan bhw gasper menolak keras kehadiran ust wahabi tsbt dg mengirim surat hari ini ke forpimda dan ke ta'mir masjid ridwan dan masjid almunawwaroh selaku penyelenggara,d lanjutkan dg aksi unjuk rasa besar2an pd hr jum'at (b'd jum'at)yg akan dtang ke takmir masjid ridwan.untuk pengerahan massa,himbauan para kyai d minta tiap2 ranting (NU) se kec palengaan/kecamatan dan kota lain,pesantren2 dan para kades d himbau untuk mengerahkan massanya).

NB : dari ormas lain yg anti wahabi / salafi juga di harap kebersamaanya.dan positif tidak nya unjuk rasa besar2 ran tsb,menunggu perkembangan hasil tanggapan surat
dari forpimda dan takmir masjid ar ridwan / al munawwarah.

Insha ALLOH nanti malam akan ada kabar lebih lanjut "Coma kun yapsiap".


Selamatkan negeri kita daripada bahaya ajaran-ajaran sesat..! 
(yma)


Baca juga :



No comments

Powered by Blogger.