Sayang Nasib Mayat Militan ISIS Pembunuh Pendeta, Masyarakat Muslim Menolak Menguburnya

Adel Kermiche dengan teman militan ISIS dan korbannya pastur dipenggal Jacques Hamel  
Mudhiatulfata.com - Publik muslim di Saint Etienne, sebuah kota tempat pelaku penyandera dan pemenggal kepala pastur gereja Katolik di Normandy, tegas menolak memakamkan jasad Adel Kermiche. Sebelum memenggal kepala Pastur Jacques Hamel, dia dan rekan militannya menyandera enam orang di gereja tersebut, dikutip dari the Independent, Minggu (31/7).

Muslim Prancis ternyata menolak menguburkan pelaku pemenggal kepala pastur gereja. Intinya mereka tidak patut ingin menyakiti hati orang-orang yang lain karena mereka sangat mencintai perbedaan agama ini. Dengan mereka lebih menghargai perbedaan dan agama ini tidak bisa dipaksa-paksakan menurut kehendak. Dan meeka tidak menyetujui adanya kejadian begitu yang justru akan merusak nila-nilai keislaman ini yang penuh rahmat bagi sekalian alam.

Pemuka agama Islam setempat tegas menolak memakamkan jasad pelaku dikarenakan tidak ingin menodai Islam dengan memiliki keterkaitan dengan antek militan ISIS. Hal itu dikatakan oleh Mohammed Karabila, presiden dari asosiasi Muslim dan Imam di masjid setempat kepada koran Prancis, Parisien.

"Kita tidak ingin menodai Islam dikarenakan mereka. Kami tidak ingin terlibat dengan persiapan penguburan jasadnya," tegasnya, 

Seorang jemaat juga berkomentar, apa yang dilakukan dua orang tersebut adalah sangat berlumur dosa.

"Apa yang dilakukan pelaku muda tersebut sangat penuh akan dosa dan dia bukan lagi bagian dari kami," kata Khalid El Amrani(25).

Menurut catatan wali kota setempat, pelaku utama adalah seorang yang tumbuh dan besar di Saint Etienne. "Dia (Kermiche) lahir di Algeria dan memiliki saudara perempuan seorang dokter di Rouen dan seorang saudara laki-laki. Ibunya diketahui seorang profesor," terang seorang kerabatnya, Jonathan Sacarabany. 

Kalau sudah ditolak ia mau dikubur di mana, apakah bumi tidak menerimanya? Sungguh ini pelajaran bagi mereka yang masih suka radikal dan berlaku zalim. (yma)

sumber merdeka.com

Baca juga :


No comments

Powered by Blogger.