Masya Allah.. Aneh, Wahabi Wajibkan Perayaan Hari Lahir Ulama & Raja, Tapi Haramkan Perayaan Hari Lahir Rasulullah


Mudhiatulfata.com - Sungguh luar biasa penipuannya, manipulasi dalil-dali agama, pembohongan publik oleh ulama-ulama Wahabi yang mengaku pengikut Salaf terhadap seluruh umat islam di seluruh dunia. Bahkan tanpa takut dalam mengambil fatwa mereka memberi label HALAL pada kegiatan Haul (hari ulang tahun) kepada ulama dan raja Saudi. Akan tetapi sebaliknya memberi label HARAM atau BID’AH kepada umat islam yang sering melakukannya.

Contoh nyata adalah pernyataan ulama wahabi sebagai berikut :
1.Syaikh Ibnu Baz, mufti Wahabi berkata:
Prakata Tentang Sepekan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.
Saudara-saudara yang mulia. Sesungguhnya berkumpul untuk mempelajari madzhab salaf yang saleh, antara lain mempelajari dakwahnya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan mengenalkannya kepada masyarakat adalah PERKARA YANG WAJIB dan termasuk ibadah sunnah yang paling agung kepada Allah, karena sesungguhnya hal itu tolong menolong atas kebaikan, tukar pikiran dalam kebaikan dan kajian untuk mencapai pada yang lebih utama.” (Ibn Baz, Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, juz 1 halaman 382).
Demikian fatwa bin baz ulama wahabi untuk semua pengikutnya.
2. Fatwa Syeh Abd.Aziz Al syeh di sebuah koran Arab Saudi Al Riyadh dan Koran Al Okaz, fatwa pada koran Al Riyadh.

Pelaksanaan Maulid maulid termasuk kesyirikan yang tidak ada dasar dari agama. Fatwa di Koran Al Okaz.
Sepatutnya Hari Nasional (HUT) atau pun HAUL merupakan hari syukur kepada Allah,dan keharusan mendengar dan ta’at kepada Penguasa Negara.

Peringatan hari hari nasional di Saudi, menari-nari di depan patung Burung Amir Saudi Wahabi dance dengan Mr. Bush, menari dengan musik Ashobiyah (mengagungkan Badwi Najd Saudi), menari dengan Kafir Harbi, yang mengacung-acungkan pedang. 
Lalu mengapa pula kegiatan zikir dan bershalawat serta bersedekah (kenduri makanan) yang dilakukan oleh umat islam diharamkan?

Anehnya lagi, pada kesempatan lain juga terdapat adanya acara besar-besaran menyambut hari ulang tahun dengan ribuan kembang api menghiasi langit di wilayah timur untuk memperingati acara perayaan Hari Nasional Kerajaan yang jatuh pada tiap-tiap tanggal 23 September.
Tiap acara Haul tersebut juga disaksikan langsung oleh Raja Saudi, King Abdullan bin Abdul Aziz, para pembesar kerajaan dan ulama-ulama Wahabi Saudi.

Lihatlah, betapa pemahaman Wahabiyun, maulid disebut tidak punya dasar seolah bukan merupakan rasa syukur bahwa Nabi telah membawa Syariat Islam, tetapi peringatan sepekan Muhammad bin Abdul Wahab, HUT Nasinoal Arab Saudi malah disebut sebagai ungkapan rasa syukur, taubat dan taat pada Penguasa Negara.
Kesimpulan dari fatwa tersebut :
1. Perayaan Usbu’ Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab adalah wajib dan termasuk ibadah yang paling utama dalam mendekatkan diri kepada Allah. Ini bid’ah yang justru dihalalkan Wahabiyun.

2. Hut Arab Saudi adalah kerena rasa syukur, ini juga bidah yang dihalalkan Wahabiyun.
3. Muhammad bin Abdul Wahab pendiri Wahabi lebih mulia dari Nabi, sehingga peringatan pendiri Wahabi dibolehkan, sementara peringatan maulid Nabi dikatakan bid’ah dan sesat.
Wahai pengikut Wahabi.. Apa Anda buta dan tidak lagi bisa berfikir sehat dengan fatwa ulama Anda dan pelaksaannya di Arab Saudi? Apa otak Anda sudah tidak lagi mampu bekerja sempurna menilai sebuah persoalan?
Apakah otak Anda telah dicuci habis di majelis daurohan oleh ustadz-ustadz Anda hingga Anda tidak sadar diri lagi dan yakin bahwa ajaran Salafiyun kalian 100 % benar? 
Iblis sekarang banyak berbaju ustadz dan ulama. hanya orang yang diberi karunia akal sehat dan menggunakanya dengan benar yang bisa membedakan yang haq dan yang bathil.

Sungguh suatu kebodohan jika hanya dengan motto "sesuai quran dan hadits shoheh" kalian langsung kepincut masuk Wahabi.
Sungguh suatu kedunguan hanya dengan motto "bermanhaj salaf berdasarkan pemahaman Salafus Sholeh" tetapi faktanya Anda cuma berdasarkan pemahaman ulama Anda yang seujung kuku pun dan tidak satupun ulama salaf.
Taubatlah sebelum terlambat, menyesal dikemudian hari..! (yma)

No comments

Powered by Blogger.