Masya Allah.. Dianggap Syirik Upacara Bendera, Dua Sekolah Beraliran Wahabi Mengancam Keutuhan NKRI


Mudhiatulfata.com - Sebagaimana dokumentasi Metro Tv tahun 2011 lalu, di Jawa Tengah ada sebuah pendangkalan terhadap ideologi bangsa yaitu lambang dan bendera bangsa yang tidak diindahkan sebagaimana mestinya. 
Ini merupakan hal negatif bagi bangsa karena berpotensi mengancam keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Di tengah banyaknya suara keprihatinan, makin memudarnya rasa nasionalisme kebangsaan, ternyata ada dua buah sekolah di Karanganyer, Jawa Tengah, sepertinya kurang terpanggil menanamkan nilai-nilai kebangsaan tersebut.

Seperti yang tersebut dalam video ini :


Diyakini kedua sekolah tersebut menganut keyakinan Salafi (Wahabi). Masing-masing keduanya adalah SMP Al-Irsyad dan SD Al-Albani Karanganyer, menolak melakukan upacara bendera merah putih.

Kedua sekolah berbasis agama dimaksud ini melarang para siswanya untuk mengikuti upacara dan menghormati bendera merah putih hanya karena dianggap syirik (menyekutukan Tuhan).

Dan kedua sekolah tersebut pun diketahui tidak pernah melakukan upacara bendera secara rutin, membacakan Pancasila dan tidak menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Menurut Kepala Sekolah SMP Al-Irsyad, Sutardi, mengatakan bahwa pihaknya tidak menggelar upacara bendera serta melarang memberi hormat kepada bendera adalah sama dengan menyekutukan Tuhan atau musyrik.

Sementara pengakuan yang sama juga oleh Kepala SD Al-Albani, Heru Ikhwanuddin, hanya saja pihaknya tidak pernah melarang siswanya untuk tidak menghormati bendera merah putih.

Meski sudah ada teguran oleh Pemerintah, namun belum ada perubahan berarti. Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyer, berencana menggelar dialog terhadap kedua sekolah tersebut. 

Keprihatinan akan nasionalisme ini sangat tidak rasional dan bisa mengancam disintegerasi bangsa. Ini pula terjadinya akibat kegagalan pemahaman agama yang tidak tepat, tak bisa mencerna makna mencintai negara.

Sepatutnya sebagai warga negra yang baik maka perlu mengajarkan siswa-siswanya dengan pelajaran yang mencintai negeri, bukan malah menjauhkannya daripada rasa penghormatan kepada bendera bangsa ini. (yma)

Baca juga :

No comments

Powered by Blogger.