Bersama Kami di Auliya Travel

Polisi Siagakan 8000 Personel Karena Demonstrans Kali Ini Lebih Besar Lagi, Sementara Habib Rizieq Jamin Aman


Mudhiatulfata.com - Irjen Pol M Iriawan menjelaskan pihaknya sudah bertemu dengan Habib Rizieq dan berdiskusi. Dalam diskusi itu Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menjamin demo 4 November tersebut aman.

"Habib menjamin unjuk rasa akan tertib, aman dan terkendali," ujar Irjen Iriawan.

Pihak kepolisian sendiri telah bertemu dengan Habib Rizieq dan sejumlah perwakilan massa yang akan berunjuk rasa di depan Istana Merdeka nanti. Ada beberapa kesepakatan yang juga sudah disepakati oleh FPI dan pimpinannya itu.

"Kita bukan perjanjian, kita diskusi. Karena menurut yang disampaikan Habib Rizieq, dia akan memimpin," ungkap Iriawan.

Mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini juga sudah meminta Habib Rizieq untuk menenangkan massanya.

"Saya akan meminta yang bersangkutan untuk memimpin seperti yang kemarin, supaya masyarakat tenang," lanjut Iriawan.

Massa sendiri rencananya akan melakukan longmarch dari Masjid Istiqlal hingga ke lokasi demo. "Demo nanti ke Istana Presiden kemungkinan bisa ke Balai Kota dan Bareskrim. Tapi terakhir yang saya tahu dari Istiqlal langsung ke Istana Presiden, long march," pungkasnya. 


Kali ini demonstrans lebih besar lagi 

Polda Metro Jaya menyiapkan pola pengamanan aksi massa ormas Islam yang akan mendemo Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Jumat 4 November. Sebanyak 8 ribu personel polisi disiapkan untuk mengawal aksi tersebut.

"Tanggal 4 kita maksimal, ada 8 ribu personel di lapangan. Kemungkinan massa jauh lebih besar dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan.

Kapolda mengimbau massa untuk berunjuk rasa dengan tertib dan aman, apalagi aksi demo berlangsung di tengah masa kampanye Pilkada DKI.

"Yang jelas bagi masyarakat yang akan melakukan unjuk rasa, saya mengimbau sama-sama menjaga Ibu Kota karena barometer indonesia," jelas Iriawan.

Ketertiban dan keamanan saat demo di Jakarta akan menjadi tolok ukur daerah lainnya. "Kalau ada apa-apa di Jakarta maka akan menjadi acuan kota-kota lainnya," imbuh Iriawan.

Ia mewanti-wanti massa untuk tidak melakukan aksi anarkis dan tidak terprovoksi untuk melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan Jakarta.
"Boleh saja menyampaikan pendapat, tapi kan tidak boleh anarkis. Ingat kalau ada orang-orang yang akan melakukan anarkis para pengunjuk rasa jangan terpengaruh," pungkasnya. (yma)



No comments

Powered by Blogger.