Bersama Kami di Auliya Travel

Breaking News, Demo Menuntut Pembubaran FPI 200 Juta Massa Ternyata 200 Peserta


Mudhiatulfata.net, Bandung - Aksi demonstrasi siang tadi, menuntut pembubaran FPI sedianya menghadirkan massa dalam jumlah ratusan juta massa, tapi ternyata yang hadir ke tempat aksi tidak lebih 200 orang saja. Aksi demonstrasi yang luar biasa ini hanya dilakukan sebagai upaya balas dendam dari aksi 212 lalu, (Bandung, 19/1/2016).

Melihat realita massa hanya 200 orang, dengan segera panitia berargumen bahwa sisa massa yang belum hadir tinggal 199.999.800 orang lagi. Dari kabar yang berhembus katanya mereka masih belum bangun dari tidur pulasnya semalam alias "bobo" di rumahnya. Sementara ribuan aparat kepolisian yang berjaga-jaga pun, hanya menungggu dan menunggu sisa-sisa massa besar yang belum tiba karena masih belum bangun tidurnya.


Mungkin panitia sedang bermimpi di siang bolong, hasratnya ingin membawa massa sebesar 200 juta orang tapi ternyata tak lebih dari 200 orang saja. Mungkin panitia tidak menyadari untuk dapat mengkoordinir massa dalam jumlah besar itu tidaklah gampang dilakukan. 
Mungkin juga panitia memang lupa bahwa peserta (orang-orang) yang dihadirkannya tidak pernah nengharapkan atau meminta tulus tapi adalah fulus dan nasi bungkus yang diinginkannya

Ini menjadi bukti, Allah yang maha besar diatas segalanya akan menjalankan makhluk-makhluknya yang berhati suci dengan makhluk yang berhati kotor. Dengan relaita yang terjadi begini, mudah-mudahan mereka dapat menyadari hikmah perjuangan yang dilatari karena agama dengan perjuangan yang tidak dilandaskan agama.

Tampak juga gambar, aparat keamanan (kepolisian) yang bertugas di tempat aksi tersebut ada kejanggalan dan keanehan. Jika sebelumnya ada massa dari FPI maka polisi datang dengan penyamarannya sebagai peserta. 
Tapi untuk massa yang ini, aparat kepolisian tidak menyamarkan diri. Buktinya tidak adanya PHH dan tameng yang biasa lazim dipakai sebagai protap pengaman
dalam menghadapi demo. []

Lihat video youtube :
Buya Yahya : Bila pemerintah membela kekafiran maka REVOLUSI dibolehkan
Tausiah Abon Seulimuem di Balai Pengajian Babussalam, Kp Jawa, Banda Aceh (thn 2014)
Abi Hasbi Albayuni : Waspadai Pahaman Wahabi dalam Sambutan Mubes Pemilihan Pengurus HUDA Banda Aceh

No comments

Powered by Blogger.