Bersama Kami di Auliya Travel

Habib Salim Asy-Syatiri Memuji Keberanian & Ketegasan Habib Rizieq Syihab


SUBHANALLAH.. Ketegasan dan keberanian seorang zurriyat Nabi yang dimiliki bangsa Indonesia ternyata telah dilihat dan dipuji oleh ulama besar Ahlul’ilmi Ahlussunnah Waljamaah di Yaman.


Dan zurriyat Nabi itu pun sekarang telah dijuluki oleh sebagian besar umat islam di negara ini sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia, karena dianggap berjasa dalam mempertahankan agama islam dengan nilai-nilai keislaman yang kian terus dikikis oleh dunia liberalisme, pluralisme dan komunisme yang semakin nyata tumbuh.

Ulama dari negeri Yaman tersebut merupakan ulama yang sangat masyhur di zaman ini, beliau adalah Sulthanul Ilmi Al Habib Salim As Syathiri pimpinan Ribat Tariem Hadhramaut.
Dan orang yang dimaksudkannya zurriyat Nabi di Indonesia itu adalah Habib Muhammad Rizieq Syihab atau lebih sering dikenal dengan Imam Besar FPI Pusat.
Habib Salim Asy Syatiri pernah berkata dalam Haul ayahandanya Al Quthb Al Habib Abdullah bin Umar As Syathiri bahwa keberanian (ketegasan) yang ada pada Habib Rizieq adalah sebuah kelangkaan yang sulit ditemukan dalam dekade yang panjang dengan rentan waktu dan tahun yang sangat lama.

"Para habaib, ulama, shalihin serta aulia banyak sekali di bumi ini termasuk di Indonesia. Akan tetapi, sangat jarang sekali ada seorang habib yang berani seperti Habib Rizieq. Mungkin adanya hanya 800 tahun sekali itu juga dulu ketika zaman Al Imam Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’alawi". Demikian ungkap Habib Salim As Syathiri dalam acara Haul ayahandanya beberapa tahun yang lalu.


Sosok Al-Habib Abdullah Asy-Syathiry adalah seorang yang mempuni dan memiliki keistimewaan ilmu yang Allah berikan kepadanya. Beliau juga mempunyai banyak murid yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Tidak kurang dari 13.000 ulama tercatat sebagai alumni Rubath (ma’had/ ponpes) Tarim yang diasuh oleh beliau, bahkan lebih dari 500.000 ulama pernah belajar dari beliau.  

Sedangkan Al-Habib Alwi bin Muhammad bin Thohir Alhaddad sempat berkata :
"Tidak pernah aku masuk ke suatu desa, kota atau tempat lainnya, kecuali aku dapatkan bahwa ulama-ulama di tempat tersebut adalah murid dari Al-Habib Abdullah Asy-Syathiry atau murid dari murid beliau".

Sementara berbicara sifat yang dimiliki Habib Muhammad Rizieq Syihab, selain seorang yang pemurah, penyayang, pemaaf, lembut tapi satu sifat khasnya terhadap segala hal kebatilan dan kemaksiatan yaitu ia memiliki karakter ketegasan yang kuat dan sangat pemberani. 
Ketegasan dan keberaniannya terutama dalam membela akidah islam Ahlussunnah Waljamaah dengan segala nilai dan syariatnya di dalam negara ini, telah diakui oleh bangsa Indonesia.

Baik oleh tokoh-tokoh bangsa, alim ulama dan umat islam di negeri ini mengetahui Habib Rizieq memang seorang pejuang pembela islam yang tidak mengenal lelah dan pamrih, berusaha untuk menegakkan AmarMa’ruf Nahi Mungkar (syiar agama).
Ia pun dikenal pantang menyerah terhadap agama ini, apalagi jika suatu hal dirasakan melanggar dari aturan, budaya dan nilai-nilai islam maka dia akan bangkit melawan bersama organisasi yang dibentuknya yaitu Front Pembela Islam (FPI). 

Intisarinya yang dapat diambil dari sini yakni kita harus menyadari bahwa tingkatan orang-orang alim (ulama besar) di luar sana memuji Habib Rizieq, tapi mengapa kita di sini justru membencinya? Siapa yang lebih pinter ulama besar disana dengan kita disini? Miris..! [yma]

Saduran : berbagai sumber

No comments

Powered by Blogger.