Bersama Kami di Auliya Travel

Inilah Pernyataan Konyol Lagi Ideot "Aku Pasti Masuk Surga, Dikasih Rumah, Dikasih Makan"

Coretan ini tiada bermaksud menghina keyakinan seseorang atau sesuatu kelompok karena tulisan ini hanya merupakan penilaian penulis dari perspektif akidah islam. 


Peryataan tersebut di atas (pasti masuk surga, dikasih rumah, dikasih makan" merupakan pernyataan konyol dan ideot. Itu terjadi justru akibat krisisnya keimanan pada diri orang yang meyakini hal demikian. Lalu, mengapa disebut konyol dan ideot? Karena kebiasaan pernyataan tersebut lazimnya diucapkan oleh orang-orang yang tidak berakal sehat atau sempurna, bahkan bisa dikategorikan kekanak-kanakan.

Ini contoh video pernyataan orang-orang yang bersikap konyol : 


Kalau mau ditelisik gaya pernyataan orang-orang demikian, maka itu sama dengan menunjukkan jati diri orang tersebut yang masih bodoh lagi jahil akan penguasaan keimanan atau ilmu ketuhanan akibat kekritisan imannya yang tidak sempurna.
Dan hal itu bisa bermakna, apabila ada sesuatu agama atau kelompok mengajari kelompok /umatnya dengan keyakinan demikian maka sama halnya membuktikan keyakinan agama tersebut adalah keyakinan orang-orang yang tidak memiliki akal sehat.

Sedangkan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat bagaimana sikap dan psykologis mereka, baik dalam keluarga atau lingkungannya. Anak-anak itu mempunyai sifat yang suka untuk disemangati maka ia akan senang pula mengerjakan sesuatu amalan karena telah diiming-iming atau diberikan sesuatu manfaat yang besar. Dan tentunya mereka akan senang jika diiming-iming diberikan sesuatu yang beruntung baginya, hingga membangkitkan semangat atau gairahnya dalam beramal atau memperdalamkan ilmu pengetahuan agamanya.

Tapi hal demikian tidak cocok untuk dipakai bagi orang-orang yang memiliki akal yang sempurna dan sehat atau dewasa. Karena hanya dengan memiliki akal sehat dan kedewasaanlah orang akan bisa memikir dan mencerna.

Apabila melihat dari perspektif akidah islam, tidak tepat bila beranggapan seperti diatas (pasti masuk surga, dikasih makan dan dikasih minum), mengapa?
Meski keimanan tauhid islam adalah yang maha benar namun dalam keyakinan akidah agama islam diajarkan hakikatnya Allah yang maha tahu segala sesuatu di akhir penghujungnya, kemana mau dibawa umatnya itu, apa ke surga atau ke neraka, itu adalah haknya Allah sebagai sang pencipta (Khalik) bukan haknya orang yang dicipta (Makhluk).

Kalau bicara akidah islam, maka bicara soal ilmu tauhid.
Jangan keliru! Ketahuilah, Allah itu tidak wajib memasukan umatnya ke neraka jika hamba (umatnya) melanggar perintah agama, demikian juga halnya Allah tidak wajib pula memasukan umatnya ke surga, bukan karena kepatuhan umatnya.
Tapi Allah akan memasukan atau membawa hambanya menempati neraka atau surga itu sesuai dengan sifat "jais" (boleh) yang ada padanya. Dan itu juga semua sesuai dengan janji-janji yang dikatakan di dalam kitabNya.

Allah juga yang memiliki sifat yang maha pengasih dan penyayang serta maha adil, maka dari sifat-sifat tersebut Dia akan memberikan kompesasi atau sesuatu kepada hambanya sesuai yang diinginkannya. Dan disini juga Allah tidak mungkin berdusta karena dusta itu sifatnya bagi makhluk, dan disini pula umatnya juga dituntut untuk dapat memiliki sikap pengasih dan penyayang.

Maka tepatlah kiranya jika kelak di akherat nanti, bagi yang memiliki iman yang kuat sudah tentu Allah yang maha adil akan memberikan balasan menurut yang dikehendakNya dan bukan menurut kemauan umatNya.

Penulis : Yanda Mahyalil Aceh

Powered by Blogger.