Bersama Kami di Auliya Travel

Video, Akibat Pengusiran Ulama di Kalbar, Kini Gubernur Kalbar juga Diusir dari Aceh


Mudhiatulfata.net, Banda Aceh - Buntut dari pengusiran seorang ulama, KH Shobri Lubis yang hendak berdakwah di Kalimantan Barat, namun setelah adanya sindiran sang gubernur setempat, di mana dalam pidatonya saat itu bernada provokatif, intoleran dan menyerang simbol Islam, sehingga dengan terpaksa ulama tersebut harus kembali ke Jakarta. 

Hal tersebutlah yang membuat warga Aceh merasa tergugah dan tidak terima dengan penghinaan itu. Akibatnya, sejumlah basis massa yang berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar datang menggelar aksi di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, kemudian juga mendatangi Hotel Hermes Palace tempat di mana Drs Cornelis Gubernur Kalbar, menginap dalam rangka pembukaan acara Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan yang dibuka oleh Presiden RI di Banda Aceh.

Dalam aksi tuntutan warga Aceh yang berdemo saat itu minta kepada pihak Hotel Hermes untuk segera mengeluarkan gubernur yang berasal dari PDIP ini dari hotel, karena masyarakat Aceh tidak suka dan tidak ingin tanah Aceh dikotori dengan kedatangan sang penghina ulama.

Aksi penuntutan warga Aceh yang dimotori FPI Aceh di bawah komando Tgk Abdul Wahid dan Panglima LPI Aceh Tgk Ahmad Sanjy, merupakan pembalasan dari sikap Gubernur Kalimantan Barat yang menolak kedatangan pendakwah di Kalimantan Barat.

"Bumi Aceh haram diinjak oleh siapapun yang benci kepada Ulama dan Islam termasuk Cornelis, kami minta kepada Gubernur kafir harbi itu untuk segera angkat kaki dari Aceh sebelum kami akan mengusir paksa" pungkas salah satu peserta aksi dalam orasinya, (Sabtu, 6/5/2017).

Berikut videonya : 

Akhirnya pihak Hotel Hermes memberikan keterangan pada peserta aksi bahwa Gubernur Kalimantan Barat itu sudah check-out sekitar pukul 12.00 tadi dengan memperlihat surat tanda check-out kepada peserta aksi. Kemudian peserta aksi membubarkan diri kembali dengan tertib. [yma]
Powered by Blogger.