Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » , , » (Video) Masya Allah.. Said Aqil Siradj dalam Dakwahnya Kok Memfitnah Nabi serta Sahabat & Meledek FPI

(Video) Masya Allah.. Said Aqil Siradj dalam Dakwahnya Kok Memfitnah Nabi serta Sahabat & Meledek FPI

Oleh : Moh Aflah (Si Anak Kampung)


Mudhiatulfata.net - Mungkin karena saking benci Beliau kepada FPI sampai ke dalam sejarah penaklukan Mekkah dibawa-bawa namanya untuk direndahkan. Dampaknya para Sahabat pun ikut direndahkan karena kalimat "kita perkosa lagi". 

Padahal dalam riwayat tidak pernah ditemukan ada kalimat seperti itu dari Sahabat. Dan kemudian kedua Beliau menyebutkan FPI sebagai orang yang berkata "perkosa". Padahal FPI tidak ada di zaman Nabi namun karena sudah kadong benci apapun bisa hendak dikatanya.

Berani berdusta atas nama Nabi? Silahkan masuk neraka, demikian ancaman bagi orang yang memelintir, membuat kata-kata dusta, memberikan kepalsuan sejarah secara sengaja dengan mengatas namakan Baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Berkata dusta, memalsukan sejarah, mengada-ada, serta diselat-selati oleh kata-kata fitnah dilontarkan oleh Said Aqil Siradj, saat mengisi ceramah. Perbuatan tak terpuji ini sepatutnya tak dilakukan oleh orang yang mempunyai integritas intelektual, melainkan hanya dilakukan oleh orang yang memiliki disintergrasi akal.

Dalam videonya yang berisikan fitnahan dan berdusta atas nama sejarah Nabi, 
berikut isi ceramahnya:

"Mohammad pasti balas dendam, begitu masuk kota Mekkah, 15 ribu Sahabat Nabi membawa senjata lengkap, memang ada yel-yel, Al yaum, yaumul malhamah, hari ini hari balas dendam, yang dulu membunuh kita bunuh lagi, yang dulu menyiksa kita siksa lagi, yang dulu merkosa, kita....?? 
Nabi mendengar, siapa itu?? FPI rupanya."

Pernyataannya di atas, ada beberapa hal yang perlu kita cermati:

1. Adanya yel-yel Sahabat yang didengar langsung oleh Baginda Nabi.
"yang dulu merkosa kita"???

2. Adanya yel-yel sahabat yang didengar langsung oleh Nabi.
"yang dulu nempeleng kita tempeleng, yang dulu perkosa...???"

Sekarang Saya (sebagai Anak Kampung) menantang Profesor ini di hadist yang mana? Dalam keterangan sejarah mana yang menjelaskan perihal yel-yel kurang ajar tersebut? Apakah Sahabat Nabi melontarkan yel-yel kurang ajar tersebut? Atau anda yang kurang ajar terhadap para Sahabat, tidak punya moral dan tak tau Akhlak, sehingga menuduh Sahabat menggunakan yel-yel memperkosa?

3. Tindakan asusila, memperkosa disematkan dan di identikkan dengan tindakan FPI, murni sebagai lontaran Fitnah.

Takutlah kepada Allah wahai profesor, ingat akan ancaman Nabi:
 “Barangsiapa berkata tentangku yang tidak pernah aku katakan, maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya di Neraka.”

Berdusta atas nama Nabi dan para Sahabat nya tidaklah sama dengan berdusta biasa, ancamannya berat, dan Allah mempersilahkan untuk memilih tempat sendiri di dalam Api Neraka.

“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta atas nama orang lain. Karena barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya dari neraka.”

Selamatkan NU dari ancaman bahaya virus SEPILIS, kembalikan ia seperti sedia kala dan singkirkan segala para perusaknya. Mari berpikir cerdas serta tetap komit dalam membela kebenaran "yang haq tetap haq, yang batil tetaplah batil." 

Berhati-hati terhadap siapa saja yang suka mencibir dan menfitnah, bersikaplah cerdas dalam memilih ulama, mana ulama yang haq atau berjalan lurus dan mana ulama yang batil berjalan miring (Ulama' Su'). [admin]

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2014 MudhiatulFata. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger