Bersama Kami di Auliya Travel

Antusiasme Umat Islam Terutama Warga Nahdiyin Berbondong-bondong Menjadi Anggota FPI


Mudhiatulfata.net - Alhamdulillah, semangat umat islam untuk membela agamanya semakin tinggi. Mungkin ini akibat tingginya kesadaran dan solidaritas dalam memaknai pentingnya ukhuwah baik sesama muslim, juga antar sesama non muslim sebagai saudara setanah air dengan saling menjunjung nilai-nilai keberagaman dan toleransi.

Ada yang menarik dalam hal ini sehubungan dengan judul tema diatas. Kesadaran umat islam hingga mengambil sikap untuk bergabung bersama ormas Front Pembela Islam (FPI). Sikap demikian membuktikan bahwa FPI semakin diminati dan dicintai oleh umat terutama bagi penganut Ahlussunnah Waljamaah seperti warga Nahdiyin dan lain sebagainya.

Sebenarnya tidak mesti hanya FPI saja karena ormas-ormas islam selain FPI juga mempunyai visi dan misi yang sama. Mungkin karena pengaruh ketenaran saja  dimana FPI dikenal dengan ketegasannya dalam bersikap menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar sehingga banyak orang-orang di negeri ini bahkan hingga luar negeri sana melirik akan kiprah dan semangat dari FPI ini.

Sekali lagi bukan karena faktor akidah dari ormas tersebut, melainkan lebih dari sekedar itu yaitu ingin memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan ukhuwah yang dibina sebagai sesama muslimin senasib dan sependeritaan yang dirasa semakin disudutkan.
Apalagi dengan besarnya isu komunisme yang semakin memuncak tanpa ada penanganan serius oleh Pemerintah. Terlebih lagi untuk kondisi saat ini terjadinya kemunafikan dan pengkriminalisasian yang kentara dirasakan oleh umat islam.

Seperti kejadian di video ini adalah suasana dimana warga Desa Wonosari, Gondangwetan, Pasuruan, Jawa Timur yang berbondong-bondong di sebuah komplek ibadah melakukan pembai'atan guna menjadi anggota FPI awal Maret lalu.


Yang perlu diketahui lagi, sebenarnya berita seperti ini, tidak hanya dilakukan di sini saja tapi sebelumnya sudah juga dilakukan di tempat-tempat lain di Indonesia sejak keberhasilan aksi 212 tempo lalu di Jakarta. Cuma saja tidak pernah diliput atau dipublikasi oleh media-media. [yma]

No comments

Powered by Blogger.