Busset.. Nikita Mirzani Berani Hina Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo


Mudhiatulfata.net - Bukan Nikita Mirzani namanya kalau bukan suka bikin sesuatu jadi heboh. Seperti tindakannya beberapa hari yang lalu juga dalam akun Twitter nya dianggap telah menghina Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo.

Dalam cuitan pada akun @NikitaMirzani tersebut diunggah pada Sabtu 30 September 2017, bertepatan dengan peristiwa sejarah penculikan dan pembunuhan enam jenderal dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.


Akun @NikitaMirzani menulis "Film G30S/PKI kurang seru, Seharusnya Panglima Gatot juga dimasukkan ke Lubang Buaya pasti seru," demikian bunyi kalimat hinaannya.
Namum diketahui cuitan di twiiter tersebut tidak ada lagi, diduga telah dihapus. Meski Nikita membantah hinaan dimkasud tapi setelah gencarnya cibiran publik kepadanya sehingga ia meminta maaf.

Sebagaimana diketahui sang selebretis ini dikenal bergaya hidup kebarat-baratan, memang tampak tidak patut dicontohkan dan justru dari pola pergaulannya baik dari berita infotaimen dan sebagainya malah banyak bersifat merusak bagi generasi bangsa.

Wajar jika ada orang atau kelompok ingin membuat efek jera kepadanya dengan cara melaporkan masalah penghinaan dimaksud karena dianggap keterlaluan.

Sebagaimana yang dikutip dari situs CNN, memberitakan GEPAK (Gerakan Pemuda Anti Komunis) berencana melaporkan akun atas nama @NikitaMirzani ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya karena dituding telah menyebar ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Ketua Umum GEPAK, Rahmat Himran, menyebut bahwa pihaknya tersinggung dengan cuitan akun Twitter atas nama @NikitaMirzani, terkait film Pengkhianatan G30S/PKI dan Gatot Nurmantyo.

"Iya nanti di Polda ya, alat bukti juga sudah kita siapkan berupa twit dari akun itu," ungkap Rahman, (Rabu, 4/10/2017).

Yang jadi masalah menurut Rahmat, cuitan @NikitaMirzani itu bukan hanya karena menyoal nama Gatot Nurmantyo, tetapi juga institusi militer dan negara yaitu Panglima TNI. [yma]

No comments

Powered by Blogger.