Meski Segala Cara Ingin Digagalkan, Aksi Bela Islam 212, Warga NU Tetap Terbanyak dan Terdepan

Oleh : Yanda Mahyalil Aceh


Mudhiatulfata.net - Cukup beralasan judul diatas dihubungkan dengan video tersebut dibawah, bahwa fakta menunjukan Aksi Bela Islam (ABI) atau dikenal dengan istilah 212 yang dilakukan 2 Desember 2016 lalu merupakan wujud dari persatuan umat islam yang menyadari pentingnya bergandeng tangan membina persatuan bangsa.

Meski ABI itu pernah dicoba halang-halangi oleh sebagian orang-orang (para Ahokers dan Kecebongers), peserta ABI itu tetap teguh pendiriannya sehingga ABI 212 sukses dan mengharumkan nama Indonesia dengan aksi persatuan jutaan muslimin tersebut.

Yang sialnya bagi Ketum PBNU, kegiatan itu tidak disukai bahkan ingin dipengaruhi dengan cara  mengakal-akali atau menakut-nakuti peserta ABI dari hal kecil hingga yang besar, melarang pakai symbol NU hingga mengatakan shalat Jumatan tersebut tidak sah bagi peserta yang solat di tempat tersebut.

Tapi fakta yang terjadi di lapangan justru terbalik, ternyata ABI itu kebanyakan pesertanya adalah warga NU.
Mungkin mereka merasa muak, tidak mempercayai lagi atau mengikuti amaran-amaran yang dikeluarkan Sang Ketum PBNU yang dianggap berkonspirasi dengan kelompok rezim Penguasa yang pro PKI dan membela si Penista Agama.

Bukti dari banyaknya warga Nahdhiyin pada ABI 212 tahun lalu itu dapat dilihat dari banyak umat islam yang bersolawat, berzikir dan bermaulidan (karena kebetulan masuk bulan maulid). Hal tersebut diakui sendiri oleh Ketua Harian, Marsudi Syuhud, bahwa sebahagian besar peserta ABI itu adalah warga Nahdhiyin.

Padahal sebelumnya Marsudi Syuhud ini bersikap sama seperti sikap Ketua PBNU Said Aqil Siradj yang melarang mengikuti kegiatan ABI dan jangan bawa-bawa nama ormas atau kebesaran NU.

Keberhasilan ABI tersebut bukan semata-mata hasil dari perjuangan kaum Nahdhiyin saja melainkan juga adanya kekompakan dari saudara-saudara non Nahdhiyin. Khususnya dari ormas FPI, Muhammadiah, HTI dan lain-lain. Intinya mereka bersepakat untuk menginginkan perubahan terhadap perkembangan islam di negara ini yang dianggap dipinggirkan.

Nah, untuk kegiatan reuni atau tasyakkuran ABI yang akan dilaksanakan 2 Desember 2017 nantu, kiranya umat sudah mengetahui bagaimana siasat dan akal bulus mereka dengan cara-cara licik yang dilakukannya hendak menggagalkan ABI.

Lihat video :

Mengingat di Monas kedepan ada beberapa even besar seperti peringatan Maulid Nabi dan peringatan setahun ABI 212, diharapkan semua peserta atau simpatisan ABI dari kelompok dan ormas manapun agar dapat tetap kosentrasi dan fokus kepada tujuan untuk menyukseskannya.
Jangan mudah dipengaruh oleh berbagai bisikan jahat, propaganda dan rekayasa membenci ABI. Mari kita sukseskan bersama ABI 212 2017 mendatang! [admin]

No comments

Powered by Blogger.