Perlu Dicontoh Cara Mendekatkan Diri Pada Tuhan Versi Remaja Mesjid Desa Lamteh Ulee Kareng

Saat Membawakan Shalwat Ya Imamar Rusli

Mudhiatulfata.net - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Hal itu yang diyakini oleh pemuda Desa Lamteh Kecamatan Ulee Kareng  Banda Aceh.

Berbeda yang akhir-akhir ini terjadi pada remaja lainnya di Banda Aceh, yakni melakukan aksi balapan liar dan tawuran.

Aktivitas malam pemuda dan remaja Desa Lamteh dihabiskan dengan kegiatan Tadarus Al-Qur'an Dan Shalawat kepada nabi. Mereka sadar bahwa aksi balapan liar dan tawuran merupakan hal yang sia-sia yang berujung pada kerugian.

Yang mana hal tersebut tidak hanya merugikan masyarakat disekitar yang lewat, namun juga dapat merugikan mereka sendiri.

Diyakini oleh Ketua Remaja Masjid Baitul Mukminin Desa Lamteh, "Kegiatan Tadarus Al-Qur'an Dan Shalawat merupakan kegiatan rutin yang setiap tahunnya dilakukan oleh pemuda dan remaja Desa Lamteh. Yang setiap malamnya dapat menghantamkan 2 hingga 3 Juz Alquran, tutup Zahrul Fuadi. 

Semestinya momentum Ramadhan ini dapat dijadikan tempat dan waktu memperbanyak Amal sebanyak-banyaknya. Sebab antara kita belum pasti dan tentu akan berjumpa kembali pada Ramadhan selanjutnya.

Meski Ramadan tahun ini berbeda, di tengah wabah Corona yang sedang melanda dunia. Seharusnya kita dapat menjaga jarak dan tetap mawas diri sebab penyakit yang disebabkan oleh virus Corona masih menghantui negeri kita ini. Kita tidak akan tau sampai kapan ini akan terus berlanjut, dan harus didukung oleh semangat saling menjaga dan proaktif antar sesama.

Sudah semestinya pemuda Indonesia tampil baik dengan menjadi icon-icon penyejuk dan pemecah kebuntuan masalah. Dengan selalu menyebarkan signal-signal dan sikap positif yang dapat dicontoh oleh orang-orang di seluruh penjuru dunia.

No comments

Powered by Blogger.