Ganja Jadi Bahan Bumbu Masak dan Obat Herbal


MudhiatulFata.net- Jakarta, Ganja termasuk daftar narkoba yang dilarang penggunaannya di Indonesia. Namun sejarahnya, ganja sudah menjadi sebagai alat bumbu masak sejak ratusan tahun lalu.






Daun ganja dilarang keras digunakan karena memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan. ia juga termasuk psikotropika yang memberi efek 'euforia' pada pemakainya. Biasanya ganja dikeringkan dan digunakan dengan cara dibakar seperti rokok.
Di Aceh, ganja termasuk tanaman yang bisa tumbuh subur. maka tak heran banyak ladang ganja yang ditemukan oleh pihak berwajib. Dalam dunia kuliner, ganja juga disebut-sebut sebagai tambahan bumbu masak pada hidangan tradisional khas Aceh.

Dilansir dari berbagai sumber, fakta dan mitos penggunaan ganja pada masakan Indonesia :

1. Sejarah ganja di Indonesia

Tidak ada yang tahu pasti kapan ganja pertama kali masuk ke Indonesia. Secara global, ganja disebut sebagai tanaman yang berasal dari dataran tinggi Tibet tepatnya di Danau Qinghai. Hal ini tercatat dalam jurnal Vegetation History and Archaeobotany.

Sementara dalam Kamus Sejarah Indonesia mengatakan ganja berasal dari Laut Kaspia dan mulai ditemui di Jawa pada abad ke-10. Tanaman ganja juga bukanlah tanaman asli Indonesia jadi disinyalir ada yang membawa bibit ganja ke Indonesia di masa lampau.

2. Perkembangan ganja di Indonesia

Dilansir dari BBC (6/4) Inang Winarso selaku Direktur Eksekutif Yayasan Sativa Nusantara mengatakan kalau ganja pertama kali dibawa oleh pedagang dan pelaut Gujarat dari India ke Aceh. Hal ini diperkirakan terjadi pada abad ke-14.

Saat itu ganja digunakan sebagai alat pembayaran. "Ganja ditukar cengkeh, kopi, lada dan rempah lainnya," kata Inang. Sementara di Mojokerto ada Candi Kendalisodo yang memiliki pahatan berbentuk daun ganja.

Saat itu ganja diklaim sebagai bahan untuk ritual keagamaan Hindu. Hal ini sekaligus membuktikan kalau ganja lebih dulu dikenal di Jawa sebelum masuk dan digunakan di Aceh.

Sumber berita asli disini

No comments

Powered by Blogger.